daily living

dr penni

October 6, 2005
“Malam…”
“Malam, Dok…”
“Baru pertama kali ya datang ke sini?” Dokter Peni menyalami kami berdua.
“Iya Dok… kami ingin konsultasi.”
“Saya ingin menanyakan kepanjangan S atas nama dokter. Dokter kan namanya Peni.S. Apakah karena dokter laki-laki?” tambah Kakang. Pertanyaan nggak penting dan nggak mutu banget sih Kang. Gua langsung menginjak kakinya. “Aduh!”

Dokter Peni lalu bertanya beberapa hal standar seperti:
1. Apakah menstruasi gua teratur?
2. Kapan terakhir gua menstruasi?
3. Sudah berapa lama gua menikah?

Setelah melontarkan beberapa pertanyaan, gua langsung di USG untuk melihat keadaan rahim.

“Sering berhubungan?” tanya Dokter Peni sambil mencatat sesuatu setelah selesai USG.
“Oh iya dong Dok, kalo nggak telepon ya SMS. Yang penting tiap hari ada komunikasi sih.”
Dokter Peni menghentikan aktivitas dan memandangi Kakang dengan posisi kacamata di ujung hidung.
“OH! Maksud Dokter, hubungan yang lain.”
“Tidak tiap hari kan?”
“Hehehe… Tergantung yang menggantung sih, Dok. Kemarin saat kita berdua sibuk, kita sampai nggak sadar sudah seminggu libur.”
“Sekarang ganti jadi tiga hari sekali ya… jangan tiap hari. Biar sperma-nya banyak. Coba tiap hari Rabu – Sabtu.”
“HA?! Tiga hari sekali, Dok? Emangnya les Fisika?”

From: mulya soepardi
To: [email protected] ; Adhitya Mulya ; ninit yunita
Sent: Wednesday, October 05, 2005 9:46 PM
Subject: Ua Penni Djuanda Meninggal

Breaking News –

For your information – hari ini Kamis 6 Oktober jam 03:45 pagi – ua Penni Djuanda – kakak nya Mamah yang paling tua – telah meninggal dunia.

Papah & Mamah mau berangkat ke Bandung sebentar lagi.

Salam – Papah


Dalam kebahagiaan datangnya Ramadhan, hari ini kita mendapat kabar duka. Ua Penni, meninggal.

Ya… kalau udah ada yang baca Test Pack, nama dokter kandungannya adalah Penni. S. It’s his name. Penni Djuanda Soemawiria. Ua kami tercinta. Beliau adalah seorang dokter, bukan dokter kandungan, tapi dokter anak.

Gua tau, Adit sangat sangat mengidolakan Ua Penni. Ua Penni baik… banyak menolong… selera humornya menyenangkan… (http://suamigila.com/2005/10/meninggalnya-seseorang.html).

You see the picture above?
He was on the left, wearing glasses and handsome as always (he was King of University – UI). Ua Penni jadi saksi saat gua dan adit nikah.

Kehilangan seseorang dalam keluarga is never easy.

Ua Penni passed away in the second day of Ramadhan. I guess for us, muslim, we want to pass away in the best day of our life. That is in Ramadhan.

Innalillahi wa innailahi raajiun.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply