daily living

pas photo

October 18, 2005
Hari ini saya pergi ke sebuah mall di Plateau untuk membuat pas foto. Ceritanya untuk keperluan membuat visa. Karena cadangan pas foto saya sudah habis, terpaksa deh membuat yang baru.

Mungkin saya salah satu dari seratus perempuan yang merasa meski tampang minimalis tapi harus tampil maksimal alias terlihat cantik meski hanya di pas foto. Seandainya bisa nge-hire fotografer semahal Darwis Triadi pun mungkin akan dijalani juga asalkan mendapat hasil pas foto yang ‘cling cling’ (hahaha, nooo… just kidding!).

Miss M, seorang Danish, salah seorang teman dekat saya, pernah bercerita pengalamannya saat membuat pas foto di sebuah mall terbesar di Abidjan. Dia adalah seorang pilot dan membutuhkan pas foto untuk bekerja sebagai pilot di Abidjan.

“Nit, kemaren gua bikin pas foto buat application jadi pilot di sini. Huh sebel deh… Masa udah empat kali foto, udah senyum-senyum cantik… trus baru ditanya sama fotografernya.

‘Ini foto buat apa ya?’
‘Pas foto buat ngelamar kerja.’
‘Oh kalo gitu ngga boleh pake acara senyum-senyum.’

Ngeselin kan Nit? Huuu-uh! Why we are not allowed to look beautiful?”

Lalu Miss M menunjukkan hasil pas foto setelah mendapat larangan senyum itu. Hasilnya? Yah, seperti pas foto saya kebanyakan. Berpose bengong dan dengan keadaan tidak siap untuk di foto. Huhuhuhu…

Nah, berdasarkan pengalaman Miss M itu, maka seharian kemarin saya mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Memilih celana, baju, sepatu dan juga parfum mana yang akan saya pakai. Yes… silly! no one can smell you in a photo. Hihihi…
Sebelum pergi, waktu yang dihabiskan di depan cermin juga takes longer than usual. Oh please! this photo is for my visa, at least I have to look okay when someone at the embassy see it.

Akhirnya, saya pergi ke kantor Adit dan kami pergi ke sebuah mall yang tidak jauh dari kantor. Dua kali foto lalu selesai.

Lalu bagaimana hasilnya?

Ohhh… I love it!!!
I was so worry that it will look like Miss M’s.

Setelah foto, fotografernya mempersilahkan saya untuk memilih foto yang mana yang akan dicetak. Lalu, dia memperindah pas foto tersebut dengan photoshop. I’m sure the world needs more people like her. She made my skin shinier, she erased my pimples and she made my eyes brighter. Oh how I love her.

When I gave my photos to the office secretary, she said… “Wow, a very nice picture!”

Uhm… hum… hum…

Next time you want to have a good looking photo for any purpose, try here

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply