movie & music

jomblo the movie

February 2, 2006
Semua berawal ketika suamigila harus berangkat ke Singapur minggu depan. Maka, dicarilah dompet hitam yang berisi paspor saya dan dia. Tidak hanya paspor tapi semua kartu frequent flyer kami juga ada disana. Guess what! Up to present, I still couldn’t find them!

Huhuhuhu…

Ini merupakan peristiwa yang cukup memukul mengingat saya selaluuu ingat dimana saya menaruh barang. Suamigila sering bertanya dimana ini dimana itu dan saya sangat mahir untuk menjawab, “Di laci deket pintu masuk, laci ke dua paling kiri dibawah map biru.” Lengkap dan sedetil-detilnya.

Arggghhh…

Paspor kami memang made in Madrid. Pembuatannya juga paling cepat dibandingkan saat membuat paspor di Indonesia dan di Senegal.
Kurang dari 1 jam, paspor keren itu sudah ada di tangan kami. Tidak usah menunggu lama dan tidak bertele-tele. Ah! Dasar memang saya yang kurang tau diri kalau umur mendekati 30 tahun itu daya ingat sudah tidak secemerlang dulu lagi. Ya sudah, saya harus merelakan paspor itu untuk sementara berada di tempat yang belum saya tahu.

Ya, daripada hipertensi membicarakan paspor… saya mau mengganti topik saja.

Kemarin, 1 Februari 2006 di Citos adalah prescon JomBlo. Acara pertama, nonton bareng lalu makan di Score dan prescon.
Jangan tanya porsi makan saya. Sehabis nonton saya lapar berat dan untungnya dengan embel-embel istri penulis JomBlo (hihihi dasar!) saya bisa bebas dari antrian masuk ke Score dan langsung makan. Nyam nyam! Enaknya jadi ibu hamil harus makan banyak.
Ehehehe…

Setelah makan, dimulailah prescon. Suamigila duduk paling ujung bersama dengan Salman Aristo, Mitzy Christina, Hanung Bramantyo dan empat pemain JomBlo. Jujur saya bangga lho melihat suamigila duduk di sana. Mungkin sebagian orang hanya tahu kalau JomBlo itu best seller novel yang sudah dicetak 15 kali. Tapi saya orang yang tahu bagaimana prosesnya. He worked so hard for this. Ditolak penerbit. Menulis sampai larut malam setelah ngantor sampai akhirnya diterima penerbit dan sebentar lagi kita bisa melihat filmnya.

Saya jadi ingat, beberapa tahun lalu kami diundang untuk datang ke prescon Brownies. Di tempat yang sama, kami melihat Aris, Hanung dan Mbak Fira ada di meja. Sekarang, suamigila sudah satu meja dengan pencerita yang sangat produktif (aris) dan sutradara terbaik FFI (hanung).
I’m so proud of him.

Saat prescon Brownies itu, pihak produser baru memulai untuk mengajak suamigila untuk mengangkat novel JomBlo ke layar lebar dan kemarin novel kedua saya “Test Pack” sedang mengalami hal yang sama. Belum bisa saya sharing lagi sih mengingat semua ini masih prematur. Tapi tadi pagi produsernya mengirimkan sms kalau dia sampai menangis dan suka sekali dengan Test Pack :) Awww…

Kembali ke film JomBlo…
Kemarin adalah kali kedua saya menonton JomBlo. Pertama masih ‘plain’, animasi dan musik belum masuk dan menontonnya pun tidak di sinema. Kemarin rasanya berbeda. Menonton di sinema, animasi yang bagus dan lagu yang asik (sumpah, video klip SEURIEUS itu kocaaaak abis!!!).

Hasilnya?

Puas!
Terserah apa kata orang. Tapi saya sendiri suka. Saya suka dialog-dialognya. Saya suka animasinya. Saya suka pesan moralnya.
Layak untuk ditonton!

Yukkk… nonton bareng JomBlo.

Facts about JomBlo the movie:
1. Nama asli pemeran Agus adalah Agus Rahman aka Ringgo. Penyiar radio OZ Bandung.
Komentar saya tentang orang ini: Nu gelo! :)
Komentar beberapa teman tentang orang ini: Mirip Daan tapi versi putihnya.

2. Christian Sugiono kalau di tempat syuting lagi nunggu, hobinya adalah baca baca baca. Apa aja dibaca.
Komentar saya tentang orang ini: He’s all that. Udah ganteng, pinter lagi!
Komentar beberapa teman tentang orang ini: Guanteeenggg!!!

3. Dennis Adhiswara emang kocak abis dan Jawa banget.

4. Rizky Hanggono. Baek dan sekarang tambah ganteng.

5. Mereka berempat ini UDAH NGGA JOMBLO LAGI

6. Yang jadi Muladi di film JomBlo diperankan oleh Sakti. Sumpah! Keren banget aktingnya sampe bener-bener bikin orang sebel ahahaha…

7. Cafe yang dipake pas Agus mutusin Lani bertempat di Gumati Cafe, Bogor… yang mana itu punya Oom-nya Adit.

8. Scene Agus mutusin Lani itu diambil jam 2 pagi.

9. Adit muncul tiga kali di film ini, jadi pelayan yang menawarkan minuman pada Agus.

10. Jangan ninggalin sinema sebelum liat adegan Muladi dikerjain crew. Kocak abis!!!

Ps,
1. congrats juga buat mbak Fira Basuki… ROJAK the movie is in waiting. Selamat mengerjakan skripnya. Wish you luck!

2. Cintapuccino the movie… katanya tahun ini rilis. Good luck Icha!

3. Saya, adit dan dua orang lagi masih rahasia ;) sedang dalam proses untuk sebuah projek. Wish us luck yah!

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply