read & write

test pack

March 18, 2007
Gue mengambil satu kaos putih. Gue hirup dalam-dalam wangi Tata yang tertinggal di sana.

I can still smell her.

Gue membuka sarung bantal di sisi kiri tempat tidur yang biasa di pakai Tata. Gue ganti dengan kaos putih Tata. Gue berusaha tidur sambil memeluk bantal itu erat. Kaset Hamdan ATT malam ini tergantikan dengan MP3 Frank Sinatra. Berbagai kenangan tentang Tata dengan otomatis terputar.
–test pack

dan skrip novel kedua ini sedang dibuat oleh seseorang…
dan saya deg-degan beraaat…, seneng banget…, :)
siapa yaaa yang cocok jadi tata & rahmat? ;)

You Might Also Like

1 Comment

  • Reply iyo May 6, 2009 at 5:07 pm

    Dear mba ninit,

    Maaf ya kalo saya baru kasih komen tentang novel Test Pack ini. Baru baca juga soalnya hehehehe.. Ceritanya bagus, lucu, sedih, semuanya deh… Jadi belajar juga gimana harusnya menghargai pasangan, apalagi yang udah menikah.
    Saya cuman mau komen unek-unek saya aja. Dicerita ini jelas menggambarkan gimana lapang hatinya seorang Tata menerima kenyataan. Betapa dia berusaha membersihkan pikiran untuk menganggap kalau pernikahan itu bukan cuma sekedar masalah keturunan. Tapi kok ya…(ini pikiran feminisme saya) agak wajar ya kalau Tata punya pikiran seperti itu karena dia Wanita…beda dengan kasus mantannya Rahmat yang ditinggal suaminya karena dia juga infertil. Jadi say berpikir (ini pikiran fenimisme saya lagi :p) kalo mungkin akan lebih banyak jumlah pasangan yang bisa mempertahankan rumah tangga mereka jika yang ternyata infertil adalah pihak Pria, dan bisa jadi sebaliknya jika ternyata yang infertil adalah pihak wanita. Seperti sudah terbaca kalau cinta wanita biasanya lebih besar daripada cinta pria (ini juga pemikiran feminis saya lagi hehehehe)

    Sekian ajah mba ninit,
    Makasiy atas perhatiannya n_n

  • Leave a Reply