daily living

kisah seorang wanita dan bendera merah putih

August 18, 2007
tiap tanggal 17 agustus ada kejadian yang selalu bikin saya ketawa. i always caught myself laughing alone. c’est fou, non? ;-)

jadi ceritanya gini.
ada seorang wanita. berdomisili di bandung. wanita itu tiap pagi rutin jalan kaki. wanita itu sering bertanya pada saya:
“aduh, saya gendut ya?”

seminggu kemudian:
“eh, udah ngurusin belum? rutin jalan kaki niiih… trus udah minum teh hijau… no more gorengan… dan tiap pagi udah minum jus nanas.”

nah, pada suatu hari di bulan agustus… seperti biasa, menjelang hari kemerdekaan semua rumah memasang bendera kan?
nah… wanita ini berjalan kaki sendiri. melintasi jalan dago. seperti yang kita tahu, jalan dago itu jalan yang keren. rata-rata rumah yang ada di sini keren-keren. nah, entah gimana… mata wanita itu terpanah pada sebuah rumah yang megah. lalu tiba-tiba kesal berat karena melihat bendera merah putih yang berkibar di sana sudah super belel.

wanita itu bergegas pulang. dia mengingat dengan jelas nomor rumah megah itu dan menghubungi 108 untuk menanyakan nomor teleponnya.
lalu wanita itu langsung menelepon rumah megah.

“halo?”
“selamat siang! ini dengan 25XXXXX dengan alamat di jalan dago nomor XXXXX?” (dengan suara yang tegas dan cenderung galak).
“ya betul bu.”
“saya dari organisasi cinta bangsa. coba itu benderanya diganti ya! itu bendera merah putih sudah ngga layak pakai.”
“b-b-baik bu.”
“besok saya periksa lagi. saya mau cek apa benderanya sudah diganti atau belum.”
“b-b-baik bu.”
-klik-

want to guess who made that prank call?
my mom!
:-)))

sumpah! pas mamah cerita tentang hal ini saya ketawa sampai nangis.

tapi ya bener juga sih… kata mamah, kita ini generasi yang ngga perang ngangkat senjata ngelawan penjajah. at least kita menghormati dengan pasang bendera merah putih yang cerah dan gagah berkibar. pasang di tiang yang bagus, bukan dari bambu yang lemah gemulai.

i love my mom…

“merdeka!”

ps, besoknya… beneran lho, rumah megah itu ngeganti bendera merah putih belel dengan bendera merah putih yang baru.

You Might Also Like

1 Comment

  • Reply Dini August 24, 2009 at 9:28 pm

    Hahahahahahahah! Pertama, saya ngakak. Kedua, begitu tau itu mamanya ninit, ngakak saya tambah kenceng. Ketiga, usai baca ini, saya terharu :’) harus ada byk mama2 ninit yg lain utk mbwt negara ini pun besar dan berani bermimpi. Indonesia Unite! :)

  • Leave a Reply