daily living

novel & kenyataan

September 10, 2007
dulu waktu fx rudy gunawan berbaik hati untuk mengedit novel kedua saya, test pack, beliau sempat sangat takut ketika membaca naskahnya.

“nit…, novel lo serem.”

ha? kok bisa?

lalu beliau bilang, takut aja isi novel itu menjadi kenyataan. beliau takut kalau saya mengalami apa yang dialami keluarga tata-rahmat, ngga bisa punya anak… karenaaa, kadang-kadang apa yang ditulis penulis itu suka jadi kenyataan. beliau lalu memaparkan beberapa kejadian yang terjadi pada teman-teman penulis.

lalu, saya buka-buka lagi file di laptop saya. berisi tulisan-tulisan untuk novel selanjutnya (yang masih belum selesai juga hehehe). ceritanya pengen nulis duet dengan suamigila, tapi apa daya…, rencana itu selaluuu tertunda… dan untuk saat ini entah akan tertunda berapa lama lagi.

ini petikan tulisan adit.

First-thing-first… gua harus tahu, ini siapa memanjat pohon?

Adalah sulit membedakan mereka berdua karena tanda lahir Alde ada di pantat dan Dali ada di pangkal paha. Selain dari itu, mereka tidak mungkin dapat dibedakan. Menyuruh mereka telanjang di pekarangan yang nota bene milik publik -Pemda Jakarta Selatan, lebih tepatnya- adalah pembunuhan terhadap reputasi mereka dan kehancuran total terhadap rasa percaya diri yang seroang anak penting untuk miliki. Jadi, mengidentifikasi melalui tanda lahir adalah tidak mungkin. Gua dan istri gua pernah berusaha membuat perbedaan dengan membedakan potongan rambut, tapi salah satu pasti menangis minta disamakan. Gua berpikir sebentar dan mendapat akal.

“Ya udah atuh sini Bapak pegangin tas kamuh.”

Anak itu melemparkan tasnya dan gua membaca inisial di tas itu. ALDEBARAN SUNARYA. Ah, Alde. Begitu panggilannya.

“Bapak tunggu di bawah ajah, scan semua area dan cari teroris ini.”

end.

ini bikin saya senyum-senyum karena… tanda lahir alde memang ada di pantat :-)
untungnya, alde bukan anak kembar. hehe…

by the way… projek menulis duet ini akan tertunda lama sekaliii karena adit mulai menulis tentang bajak lautnya yang sudah sangat lama tertunda (2 tahun lebih?). sibuk riset… sibuk beli mainan kapal hehehe…

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply