daily living

a friend in need, is a friend indeed

March 28, 2008
pasti sudah sangat familiar dengan kalimat yang saya pakai sebagai judul di atas.

beberapa hari ini, saya suka berpikir dalam hati tentang teman. lucu juga. teman masa tk, sd, smp, sma, kuliah, les, dan kerja. sebagian masih tetap bersentuhan. nama-nama mereka ada di handphone, inbox, organizer. selain merasa ‘lucu juga’, saya merasa ‘hebat juga’ karena jalinan pertemanan masih ada sampai sekarang.

ada hal-hal menyenangkan yang masih saya ingat.
waktu sd, saya ini sobatan dengan noni. trus waktu kelas berapa yaaa… noni ini pindah ke ujung pandang. kami masih tetap bersentuhan melalui surat. ya! surat! waktu sd, saya ini seneng banget kirim-kirim surat :-)
saya masih ingat alamat noni di ujung pandang.
jl. gunung batu putih bundar 8.

hahaha… lucu banget nama jalannya. kalo ada yang di ujung pandang dan lewat jalan itu, mau dong kirimin fotonya :-)

lalu sekarang ini saya sedang senang karena ‘bertemu’ lagi dengan teman-teman sekelas di sma. karena beberapa kantor ‘melarang’ masuknya email dari yahoogroups, jadi kami menamakan milis ‘reply-all’…
email yang masuk… sering berbunyi… ‘guys! kemana aja… jangan pura-pura kerjaaa…’ kikikikikk…

teman-teman memang menyenangkan. kadang kita berhadapan dengan teman super baik yang memang tulus, bukan karena ada maunya… ‘terima kasih, mes amies…’ :-)
kadang memang ada yang mendadak baik hati karena tujuan tertentu.

hehe…
saya pernah cerita pada seseorang dan… benar-benar merasa bodoh karena dengan jelas dia tidak memberi atensi sama sekali!!! bahkan dia ga nyadar untuk bilang… ‘you were saying…?’ ketika saya langsung berhenti cerita. aiggghhh.

c’est la vie…

You Might Also Like

1 Comment

  • Reply Laksmi Anindyati (@mooimie) March 9, 2012 at 1:20 pm

    temen super baik yang tulus! .. setuju mbak .. :) RT @istribawel a friend in need, is a friend indeed http://t.co/BnC8YJid #blog #oldpost

  • Leave a Reply