movie & music

Haji Backpacker

October 7, 2014

Beberapa hari yang lalu, saya menonton film Indonesia berjudul Haji Backpacker. Udah lama banget denger tentang film ini dan tentunya ini salah satu film yang saya tunggu.

Sebelum nonton, saya udah liat trailernya. Waduh! Udah harus siap bawa kanebo nih kalo nonton. Liat trailer, bagian talbiyah-nya itu bener-bener menusuk kalbu. Liat trailer? Suka! Search di twitter, baca komen yang udah nonton, bagus! Kesimpulan? Nonton!

Jadi saya pergi nonton sendirian hari itu. Paling dekat dari rumah di Plaza Senayan.

Saya nonton dan…

Wow!
Tepuk tangan buat Danial Rifki, sang sutradara. Ini adalah film kedua Danial setelah La Tahzan. Lompatan yang sangat luar biasa dari film pertamanya. Honestly, kalo film ke dua kayak gini… gimana film ke tiga-nya ya? Danial udah bikin bar yang tinggi untuk filmnya.

Yang saya suka banget dari Haji Backpacker ini… filmnya ngga preachy sama sekali. Film ini tentang Islam tapi menurut saya, nilai-nilai yang ada sangat universal.

Sepanjang film, kita disuguhkan dengan pemandangan-pemandangan yang indah dari 9 negara. Ceritanya juga bagus. Hats off untuk skenario yang rapi dari Mas Jujur Prananto.

Acting Abimana sebagai Mada sangat natural, effortless! Udah lah ngga perlu ngomong banyak ya tentang acting dia sih. :)
Laura Basuki tampil memukau. Seneng liatnya… Apalagi tampilnya lama di film ini.
Dewi Sandra luar biasa cantik di film ini. Sumpah! Tiap adegan Dewi Sandra & Abimana ngeliatnya tuh oh-so-cute. Enak banget. Matanya bicara. Abimana yang salting tiap kali ketemu Dewi Sandra, lucu banget liatnya. :)
Dimas Argoebie meski tampil sebentar… tapi keren juga.

Saya juga suka, film Haji Backpacker ini generous dengan pengambilan scene. Misalnya… Ibunya Mada yang sudah meninggal. Ada pengambilan gambar tentang ini. Padahal less than 1 menit. Diceritakan secara visual, tidak verbal. Thanks, Danial!

Komen beberapa orang, film ini maskulin sekali. Saya bukan ahli komentar tentang film tapi saya pribadi suka dengan ceritanya. Kisah cinta yang tidak dominan justru buat saya membuat film ini lain dengan yang lain. Justru hal ini yang membuat film Haji Backpacker di mata saya, sangat menarik untuk ditonton.

Lepas dari itu semua…
Haji Backpacker ini ceritanya cukup dekat dengan saya. Saya pernah berhadapan dengan orang seperti Mada. Mempertanyakan hal yang sama. “Saya udah ibadah, sholat, puasa ngga pernah putus, usaha, berdo’a… Tapi Allah ngga jawab do’a saya.”
… dan ketika do’a itu dijawab dengan yang lain tidak sesuai dengan keinginan kita, kita meninggalkan Tuhan.

Dan tentang bacaan talbiyah yang menusuk kalbu… Membawa saya kembali ke tahun 2003. Dimana air mata bercucuran di depan Ka’bah. Iya, waktu itu lagi menghadapi bumpy road :) Trus ada 3 permintaan, minta di depan multazam.
Ya Allah… kalo inget itu malu rasanya. Minta 3 hal yang kayaknya mustahil. Inget-inget lagi, semua dikabulkan. Allah Maha Kuasa.
Tapi… ya hati siapa sih yang ngga akan lembut denger bacaan Talbiyah berkumandang.

Selamat Danial Rifki! Terima kasih untuk film Haji Backpacker.

You Might Also Like

6 Comments

  • Reply Iin October 8, 2014 at 10:05 am

    # menunggu edisi dvd nya kluar. Jadi pengen nonton niiiit

    • Reply ninityunita October 8, 2014 at 10:49 am

      harus nonton teh :) bagus. ga “menggurui”. udah ga di jkt lagi yaaa teh?

  • Reply Herdiansyah Hamzah October 9, 2014 at 2:09 pm

    Nice Story. Jadi pengen nonton, sepertinya bagus……

  • Reply Riri Maysyuri October 14, 2014 at 3:13 pm

    wah jadi penasaran

  • Reply Dita October 16, 2014 at 11:02 am

    aku juga nonton teh dan sukaaa banget. tapi paling suka sama actingnya laura basuki, natural banget dengan bahasa inggris dan logat cinanya. semoga makin banyak film keren kayak gini ya

    • Reply ninityunita October 16, 2014 at 11:28 am

      iyaaa dit!
      suka banget sama laura basuki. lucu yaa liatnya… bener2 kayak orang cina.
      amiiin dit semoga makin banyak film indonesia sekeren ini. seneng yaaa liatnya.

    Leave a Reply