daily living

Makna Kehadiran Anak

December 23, 2014

Saya masih ingat bagaimana melahirkan Alde dan Arza. Yang pasti sakit. Alde lahir dengan induksi dan saat melahirkan Arza saya merasa melahirkannya lebih sakit daripada Alde. Mungkin ada titik dimana give up dengan rasa sakitnya. Tapi alhamdulillah, lancar dan anak-anak lahir dengan selamat.

Tapi, satu hal yang saya ingat setelah melahirkan… setelah buah hati belahan jantung itu ada dalam pangkuan saya, rasa sakit yang sedemikian hebat itu bisa terlupakan dengan cepat.

Yang saya sadari, kehadiran anak membuat saya banyak belajar.

  1. Belajar sabar.
  2. Belajar punya penggemar fanatik yang kemana aja kita pergi, pasti dibuntuti. Yep! Gunung kan kudaki, lautan kan kusebrangi, ke toilet pun diikuti.
  3. Belajar menjadi guru. Karena anak-anak pasti banyak bertanya dan sebisa mungkin dijawab dengan jelas dan singkat. Bila tidak tahu jawaban atas pertanyaannya maka saya akan bilang kalau saya akan mencari tahu lebih dulu.
  4. Belajar untuk lebih santai. Dulu mana bisa lihat rumah berantakan. Udah emosi jiwa rasanya. Sekarang punya dua anak laki-laki, sudah bisa menenangkan diri kalau rumah berantakan. Dinikmati saja.
  5. Belajar untuk memberikan nasihat dengan perbuatan. Salah satu contoh, memberi nasihat bahwa kesehatan itu sangat penting dengan saya melakukan aktivitas fisik seperti lari. Memperlihatkan bahwa kalau kita ingin sesuatu, harus keukeuh alias keras kepala untuk mendapatkannya.
  6. Belajar berbagai hal terutama tentang parenting. Salah satu yang bisa menjadi referensi adalah twitter @UltraMimiID, plus di website www.ultramimi.com banyak artikel parenting yang ditulis langsung oleh Psikolognya, Mbak @irmaayank. Facebooknya juga ada, facebook.com/ultramimi
  7. Dan di atas segalanya, kehadiran anak membuat saya belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Bagi saya, anak-anak adalah surga dunia. Setiap hari saya selalu memeluk mereka. Saya pernah baca kalau #tumbuhalami seorang anak itu saat ia berada di dekat dekapan ibu. Saat kita mendekapnya, ia akan merasakan kenyamananan & ini berpengaruh positif terhadap kesehatannya. Saat masih dalam rahim, anak terbiasa mendengar degup jantung ibunya. Itu kenapa setiap kita mendekapnya, anak juga merasa tenang dan nyaman karena mendengar degup jantung kita.

Diam-diam hati saya selalu hangat kalau melihat Alde dan Arza berkomunikasi satu sama lain ketika kami sedang berjalan-jalan melihat pemandangan alam. Mereka bisa belajar banyak tentang apa yang dilihat. Senangnya melihat anak-anak #alamitumbuh dengan baik.

Saya mengakui kalau saya bukan ibu yang sempurna. Tapi saya yakin yang namanya ibu, pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.

By the way… di Hari Ibu kemarin, saya lihat video ini. Du-uh… warning! Siap-siap tissue yaaa :) Super sweet! Video ini persembahan Ultra Mimi (susu favorit anak-anak!).

Kehadiran anak memang ajaib ya. Magic rasanya. Kebahagiaan yang luar biasa sampai saya selalu bersyukur karena bisa merasakan sebahagia ini karena kehadiran mereka.

Menjadi ibu membuat saya lebih menghargai ibu saya sendiri. Itu yang terjadi ya kalau kita pernah mengalami hal yang sama. Memakai sepatu yang sama.

Semua itu, karena kehadiran anak.

Terima kasih Nak, karena kehadiran kalian… saya belajar semua itu.

You Might Also Like

1 Comment

  • Reply Ihwan hariyanto January 14, 2015 at 5:32 pm

    Makasih Mbak atas sharingnya, memang kehadiran anak itu sangatlah berarti bagi orang tua, mereka sesungguhnya yang memberikan banyak pelajaran hidup buat kita/
    Btw Aiman, anak kami suka banget lho ama susu ultramimi ini, terutama rasa strawberry. makasih info url-nya.

  • Leave a Reply