Daily Archives

July 6, 2015

daily living

Berubahlah Untuk Hemat

July 6, 2015

Dulu sih waktu masih single mana kepikiran buat hemat. Well… ya hemat sih tapi ngga hemat-hemat banget *eh gimana sih!* :D Tapi semua berubah setelah nikah. Ingeeet banget waktu itu baru nikah dan masih tinggal di Abidjan, nonton Oprah dengan bintang tamu David Bach yang ngobrolin tentang Latte Factor.

Ada yang belum familiar dengan Latte Factor?

The Latte Factor® is based on the simple idea that all you need to do to finish rich is to look at the small things you spend your money on every day and see whether you could redirect that spending to yourself. Putting aside as little as a few dollars a day for your future rather than spending it on little purchases such as lattes, bottled water, fast food, cigarettes, magazines and so on, can really make a difference between accumulating wealth and living paycheck to paycheck.

Coba, sekarang liat deh pengeluaran yang sebenarnya bisa kita kurangi untuk menghemat dan pengeluaran itu bisa kita alokasikan buat masa depan kita nanti.

Kalo saya sekarang:
1. Kemana-mana selalu ada botol minum berisi air mineral di dalam tas. Jadi ngga perlu beli air mineral kalo pergi-pergi, kecuali memang kurang.
2. Kalau nganter anak les (kan sampe sore tuh), karena suka ngopi… saya juga bawa tumbler berisi latte, favorit saya. Dulu iya suka beli di kafe, harganya sekitar 30-40 ribu kan? Sekarang? Saya beli mokapot dan bikin latte-nya sendiri di rumah. Jadi bawa tumbler berisi kopi plus air mineral juga.
3. Pakai bus transjakarta untuk transportasi atau kalau mau ke mall yang dekat rumah, lebih milih jalan kaki.
4. Di rumah, kalau ngga pakai… kabel listrik ngga perlu terhubung dengan socket listrik. Jadi sebaiknya dicabut.

Kalau lihat pattern pengeluaran keluarga di bulan Ramadhan, biasanya pengeluaran malah lebih heboh. Ngaku deh! Iyaaa kaaan? Beli ini itu buat buka lebih dari pengeluaran di bulan Ramadhan. Belum lagi pengeluaran-pengeluaran lain di luar makanan. Tagihan-tagihan juga biasanya ikut naik. Yang kerasa paling hits sih tentunya tagihan listrik!

Nah, udah denger kan kalo pakai lampu Philips LED kita bisa menghemat energi hingga 85% dibandingkan bola lampu tradisional? Nah, bulan lalu… saya ganti semua lampu di rumah dengan lampu Philips LED. Pertama, yang paliiing saya suka dari lampu Philips LED ini adalah ngga perlu gonta ganti dalam waktu yang singkat seperti bola lampu tradisional karena Philips LED ini tahan hinggal 15 tahun. Plus, satu hal yang penting cahaya terang bernuansa putih alaminya nyaman untuk mata.

Dan tagihan listrik rumah bulan ini datang… Wow! Proven! Tagihan listrik berkurang, jauuuh lebih hemat dibanding bulan sebelumnya ketika rumah belum menggunakan lampu Philips LED. Nice! Happy banget deh! Apalagi ya itu tadi, pengeluaran di bulan Ramadhan biasanya lebih tinggi, eh! ketolong banget dengan turunnya tagihan listrik. Alhamdulillah. Satu Latte Factor bisa berkurang.

Jadi kesimpulannya sih berubahlah untuk hemat. Kalo ngga berubah, neraca keuangan keluarga bisa lebih berat ke arah pengeluaran. Mungkin bisa diterapkan salah satu dari hal-hal yang saya lakukan untuk mengurangi pengeluaran. Share juga yuk di twitter dengan hashtag ini #BerubahlahUntukHemat kalau ada beberapa ide untuk menghemat pengeluaran.

Nah yang seru ini niiih… di Facebook Philips Berbagi Terang ada kuisnya! Tinggal berbagi ide gimana kita menghemat tagihan listrik di rumah selama bulan Ramadhan pada kolom komentar dengan hashtag ‪#‎PhilipsLED‬. Ada paket 10 lampu Philips LED gratis untuk 5 orang yang beruntung setiap minggunya. Ikutan yuk! Masih keburu loh buat ikutan.

Yang pasti sih thanks to lampu Philips LED yang udah bikin tagihan listrik saya lebih hemat.