daily living

Lima Manfaat Baking Bersama Anak

March 3, 2016

Setiap minggu saya pasti membeli susu cair untuk dikonsumsi keluarga di rumah. Sebagai pembuat keputusan untuk urusan belanja, saya membiasakan anak-anak minum susu cair setiap hari karena susu adalah salah satu sumber kalsium dan protein yang baik, memiliki gula alami, dan baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak-anak. Selain diminum langsung, saya juga suka memakai susu untuk membuat makanan penutup. Supaya ada variasi. Saya dan anak sulung saya, minggu lalu membuat cupcake.

Resep cupcake yang saya gunakan berdasarkan buku resep Mari Berpesta yang ada di dalam paket kiriman dari Tetra Pak dan Indomilk beberapa minggu yang lalu. Ih! Ternyata resepnya seru-seru banget! Saya mengajak anak sulung saya untuk membuat salah satu dari resep yang ada. Pilihan kid #1 jatuh pada Mixed Cupcake.

Anak-anak saya dua-duanya laki-laki. Dari kecil saya dan suami senang mengajak mereka ke dapur, memasak yang simple. Membuat sesuatu yang mereka sukai. Pas banget, anak saya suka sekali Cupcake.

Kegiatan cooking dan baking bersama anak itu memberikan banyak manfaat diantaranya:
1. Disiplin
Anak mengerti bagaimana persiapan sebelum cooking/baking. Tangan harus dalam keadaan yang bersih. Alat-alat yang digunakan juga sudah siap. Jangan sampai udah heboh, eh! alat-alat belum siap. Jadi harus well prepared! Mengajarkan mereka teratur dan disiplin.

2. Bonding
Yang paling saya suka dari cooking/baking bersama anak adalah percakapannya. Kid #1 banyak bertanya. Salah satunya kenapa sih saya pilih susu #NewIndomilkUHT1L? Saya jawab karena #NewIndomilkUHT1L terbuat dari 99% susu segar dan mengandung kalsium, fosfor, vitamin D, A, B1, B6, serta protein yang tinggi. Apalagi kemasan baru dikemas dengan Tetra Brik® Aseptic Edge dari Tetra Pak yang lebih nyaman dipegang serta lebih gampang dituang.

3. Manajemen Waktu
Anak belajar untuk mengelola waktu sebaik mungkin. Misalnya saat adonan sudah di dalam oven, anak menggunakan waktunya untuk membersihkan alat-alat yang digunakan saat cooking/baking.

4. Tanggung Jawab
Cooking/baking mengajarkan anak untuk bertanggung jawab dengan membersihkan alat-alat yang digunakan, membersihkan meja dan dapur, dan menyimpan alat-alat tersebut di tempat semula. Mereka tidak hanya baking dan meninggalkan kewajiban untuk membersihkan. Dengan ini, mereka jadi lebih menghargai apa yang dilakukan saya sebagai ibu sehari-hari.

5. Skill
Belajar cooking/baking adalah sebuah skill penting yang dapat digunakan anak sampai besar nanti, seumur hidupnya.

Dan ini lah cupcake yang dibuat kid #1 dengan menggunakan #NewIndomilkUHT1L :) Harus diakui rasanya enak.
Yes! Udah punya asisten baru nih buat bikin cupcake seenak ini. Mama happy! ;)

You Might Also Like

5 Comments

  • Reply marsha March 4, 2016 at 10:30 am

    duh seru ya teh.. jadi gak sabar nunggu kaitlynn cepet gede biar bisa ‘main2’ di dapur sama2.. hehe

    • Reply ninityunita March 4, 2016 at 7:23 pm

      iyaaa cha. kebayang deh seru baking sama kaitlynn :) kompak banget pastinya dan seneng dengan hasilnya.

  • Reply Aprillia Ekasari March 5, 2016 at 9:12 am

    Anak-anakku kalau aku baking yg ada tepung, telur dilempar hahahaha maklum masih balita :))

    • Reply ninityunita March 5, 2016 at 10:06 pm

      hahaha kebayaaang! pasti “seru” dan “heboh” ya :) dan bersihinnya harus lebih telaten lagi. Tapi itu akan jadi kenangan yang pasti berkesan banget buat kita dan anak-anak.

  • Reply neng fey March 18, 2016 at 12:56 pm

    harus sabar bgt mbak baking sama anak, apalagi Aila masih 3 thn waktu pertama kali baking bareng, adonan masih dilempar kemana2 sama dia, kue yang seharusnya cepet jadi malah jadi molor bgt hihihi
    tapi pas udah 4 thn ini, dia udah ga gitulah yaaa, walau masih belum sabaran aja dianya

  • Leave a Reply