daily living

Perlunya Membantu Anak Belajar Mandiri

March 21, 2016

Rasanya tiap kali melihat anak… dalam hati suka berkomentar, it seems like yesterday. Bayi kecil yang dulu digendong-gendong dan belum banyak kata, sekarang sudah tumbuh besar. Itu juga yang saya rasakan ketika melihat anak pertama saya. Sekarang sudah kelas 4 dan saya mulai kesulitan untuk menggendongnya lagi. He’s a young man.

Saya ingat, kalau dulu rasanya masih struggling banget untuk mengajak dia belajar. Kelas 1 cukup tough karena saya bersikeras pada pendirian saya untuk belum mengajarkannya membaca saat TK. Biarkan dia bermain saja. Belajar masih harus diminta meski metoda belajar di rumah juga santai. Prinsip saya sebagai orangtuanya, saya ingin anak mengerti dan paham apa yang dipelajari. Nilai tidak menjadi sesuatu yang krusial. Tidak harus mendapat nilai tertentu, misalnya. Meski ada batasan juga, ada nilai minimal yang kami tetapkan.

Semangat belajar Alde mulai terlihat di kelas 3. Sebetulnya sejak dia rajin menonton “National Geographic” di rumah, terjadi perubahan. Dia belajar tanpa diminta dan nilai-nilainya pun beranjak lebih baik daripada sebelumnya. Hal ini terus berjalan sampai sekarang Alde kelas 4. Kadang dia kesal sendiri dengan nilai yang dia rasa kurang sesuai dengan harapannya. Saya dan suami selalu menekankan, hasil juga penting tapi yang lebih penting adalah proses belajarnya. Merasa diri sudah besar, Alde selalu ingin mengerjakan sesuatu sendiri dulu tanpa bantuan saya.

Beberapa waktu yang lalu, saya pernah post di Instagram.

Kid #1 sekarang udah mandiri. Belajar tanpa diminta. Dia suka insist untuk mengerjakan sendiri soal-soal latihan yang belum diajarkan di sekolah.
Kadang dia merasa beberapa soal agak sulit dikerjakan dan kayaknya jadi baper karena dia terlihat murung.
Kalau udah gitu, ini malah jadi #SoalBikinBaper untuk mamanya.
Gimana ya biar kid #1 ga kayak gini?

Seneng banget banyak teman-teman yang memberikan saran. *hugs… makasih yaaa yang udah komen*.

Malamnya, saya browsing dannn… guess what! Saya baru tahu ada ruangguru.com. Beneran deh! Baru nemu website seperti ini. Saya lihat-lihat dan langsung tertarik. Bisa jadi solusi menarik dan memperkaya cara belajar Alde. Bagi saya sebagai orangtua juga memudahkan mencari guru untuk pelajaran tambahan, ada soal-soal yang bisa diunduh gratis, dan ada info mengenai kelas-kelas yang menarik untuk diikuti anak-anak.

Satu hal yang menarik adalah aplikasi Ruangguru. Nampaknya produk baru dari mereka karena masih versi beta. Saya langsung coba untuk mengunduhnya di handphone. Aplikasi ini ternyata membantu banget! Saya bersama Alde sudah mencobanya dan Alde ternyata sukaaa karena memudahkan Alde mengerjakan soal-soal ! :)
Tahapannya tidak sesulit yang awalnya saya bayangkan.

1. Setelah sign-in, ada pilihan jenjang pendidikan (umum, SD, SMP, dan SMA).
2. Ada dua pilihan: bahasa Inggris umum dan Matematika.
3. Unggah soal.
4. Kirim

Setelah menunggu sekitar 3 menit jika berdasarkan pengalaman saya, kita akan terhubung dengan guru yang tersedia. Proses belajar dimulai, di mana pun! Seru deh!
Berdasarkan pengalaman, Alde menyukai aplikasi Ruangguru ini. Mukanya jadi lebih cerah setelah dijelaskan oleh guru via aplikasi Ruangguru.
Dadah deh sama soal yang bikin baper. :)

Nah, aplikasi Ruangguru ini tentunya harus menggunakan gadget. Bisa handphone atau tablet. Berhubung saya belum memberikan izin kepada Alde untuk menggunakan handphone, jadi saat mencobanya masih saya dampingi. Lalu pasti ada pertanyaan, kalau ada saya yang mendampingi, kenapa saya masih menggunakan aplikasi Ruangguru? Kenapa ngga bertanya langsung saja pada saya sebagai ibunya?
Betul.
Kalau ada saya dan selama saya masih bisa menerangkan, tentu saya lebih memilih untuk membantu Alde langsung tanpa aplikasi ini. Tapi terkadang ada saat dimana saya harus ke luar rumah untuk keperluan lain dan Alde ingin mengerjakan PR dan belajar saat saya pergi. Aplikasi Ruangguru ini bisa menjadi solusi bila Alde menemui kesulitan belajar. Saya tidak ingin Alde menunda belajar karena menunggu saya.
Di rumah memang ada tablet dan tidak ada aplikasi game. Saya mengunduh aplikasi Ruangguru di tablet untuk digunakan Alde bila diperlukan. So far, membantu sekali! Saya cek PR Alde dan bertanya apakah dia paham, ternyata Alde mengerti apa yang dia kerjakan.

Really happy dengan aplikasi Ruangguru ini. Memudahkan anak belajar. Terlihat dari Alde sih. Dia udah ngga baper lagi dalam mengerjakan soal dan belajar. Suka gemes kan yaaa kalau liat anak terlihat pusing dengan soal-soal yang dihadapi. Sekarang dia lebih semangat belajar.

Aplikasi ini juga bisa menjadi #solusibelajar untuk anak-anak yang sebentar lagi menghadapi kenaikan kelas atau Ujian Nasional karena menurut saya bisa memberikan kemudahan, terutama ketika belajar sendiri di rumah.
Untuk versi betanya ini, bisa di unduh di sini atau search langsung di Google Play Store, dengan mengetik Ruangguru App.

Dan bisa masukan kode promo “ninit” untuk mendapatkan kredit gratis. Kredit gratis ini bukan hanya untuk teman-teman yang menggunakan saja, melainkan untuk saya juga yang punya. ;)
Semoga bermanfaat.

You Might Also Like

4 Comments

  • Reply Aprillia Ekasari April 4, 2016 at 2:49 pm

    Wah aplikasinya bikin kyk seolah punya mentor pribadi ya? :D

  • Reply Retno kusuma wardani July 29, 2016 at 9:11 pm

    Pernah dengar sih mbak…tapi belum pernah coba…

  • Reply imelda September 9, 2016 at 5:19 pm

    mbak ninit mau tanya: ruang guru ini sistem bayar2nya kira2 gimana? Per 1 penjelasan soal kita dikenakan berapa? Masih kurang mudeng aku. Makasih mbak

  • Leave a Reply