daily living

Nyeri Sendi? Ini Solusinya

May 22, 2017

Ada tiga hal yang paling penting buat saya:
1. Keluarga
2. Kesehatan
3. Ketenangan hati.

Punya tiga hal itu, kalau pake bahasa kekinian, adalah sumber kebahagiaan yang hakiki (hqq). :)
Saya suka ngeliatin suami dan anak saat mereka tidur. Merasa bersyukur saya ini punya mereka. I must have done something right in the past. Saya juga ngga berhenti bersyukur karena selama ini kondisi kesehatan saya baik-baik aja… dan alhamdulillah, hati saya juga dalam keadaan tenang, ngga ada hal yang membuat pikiran berat dan gelisah. Katanya semakin kita bersyukur, semakin banyak nikmat yang kita dapatkan.

Makin ke sini, makin sadar kalau kita ngga butuh banyak syarat untuk bahagia.

Our life is frittered away by detail. Simply, simplify.
/Henry David Thoreau

Nah, untuk bersyukur ini menurut saya banyak caranya. Ngga hanya dengan ucapan tetapi dengan perbuatan juga karena bagaimana pun buat saya action itu harus. Kayak bilang I love you sama pasangan, kan penting (ehmm pengalaman pribadi pernah diprotes suami karena katanya saya jarang bilang itu). Begitu juga dengan tindakan yang menunjukkan kalau kita sayang sama pasangan kita.

Udah punya suami dan anak-anak, satu hal yang saya prioritaskan adalah kesehatan. Saya pengin selalu sehat, melihat anak-anak tumbuh dewasa, menua bersama suami dalam kondisi yang sehat. Saya ngga ingin menyusahkan orang-orang yang saya sayang. Jadi, harus sehat. Tapi siapa juga ya yang pengin sakit. “Masuk angin” aja kan ngga enak banget rasanya. Dan salah satu action untuk sehat itu adalah dengan berolahraga dan jaga makanan.

Olahraga yang rutin saya lakukan adalah lari. Saya akui sih intensitasnya dalam dua tahun terakhir ini ngga seperti sebelumnya, terutama untuk jarak. Dulu sering long run, kalau sekarang 5K aja udah cukup. Yang penting ada aktivitas fisik yang rutin dilakukan.

Buat yang sering/rutin lari, kemungkinan besar pernah merasakan yang namanya lutut nyeri dan cedera nyeri sendi lain. Saya pernah sakit lutut setelah lari dan beneran deh, rasanya ngga enak banget. Dan untuk urusan sakit, saya ngga mau nganggep enteng.

“Ah, nanti juga sembuh.”
“Wajar kok, namanya juga lari.”
“No pain, no gain.”

Hmm, ngga deh. Untuk urusan kesehatan, kalau buat saya, ngga bisa dianggap ringan. Jangan sampai nanti menyesal.

Nah, pastinya udah tau kan kalau secara alami tubuh kita itu memproduksi glukosamin yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan persendian. Tapi, dengan pertambahan usia kita, produksi glukosamin ini dapat berkurang. Karena itu saya memilih untuk mengonsumsi suplemen. Dari beberapa pilihan yang ada di market, saya memilih VIOSTIN DS. Kenapa VIOSTIN DS? Karena VIOSTIN DS itu adalah nutrisi tulang rawan sendi dengan Kekuatan Ganda (Double Strength) dalam mengatasi kaku dan nyeri sendi akibat penipisan/rusaknya tulang rawan sendi (Osteoarthritis).

Nah, buat yang belum tahu, Osteoarthritis (OA) adalah peradangan sendi yang bersifat kronis dan progresif disertai kerusakan tulang rawan sendi berupa disintegrasi (pecah) dan perlunakan progresif permukaan sendi dengan pertumbuhan tulang rawan sendi (osteofit) di tepi tulang. Serem ngga sih? :(

Kartilago Hyalin (jaringan tulang rawan) adalah jaringan elastis yang berfungsi sebagai bantalan dimana tulang bertemu dan bergerak. Tau kan shock breaker pada mobil? Nah, fungsinya ibarat itu, sebagai penyangga. Bantalan ini juga bermanfaat sebagai pelumas. Dengan adanya bantalan tersebut, maka kita ngga merasa sakit saat menggerakkan persendian. Kalau kerusakan kartilago hyaline berlangsung lebih cepat daripada kemampuannya untuk memperbaiki dirinya sendiri, maka terjadi penipisan tulang rawan dan kehilangan pelumas sehingga kedua tulang akan bersentuhan. Ini nih yang jadi penyebab rasa sakit pada sendi.

Setelah terjadi kerusakan tulang rawan, sendi dan tulangnya juga ikut berubah. Pada permukaan sendi yang sudah aus, terjadilah pengapuran, yaitu tumbuhnya tulang baru yang merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk menjadikan sendi kembali stabil. Tapi ini justru membuat sendi menjadi kaku. Gangguan tulang rawan sendi biasanya dialami oleh manula, tapi sekarang ngga sedikit yang memasuki usia 40an juga kena. Serem? Iya! Banget.

Nah, VIOSTIN DS ini mengandung kombinasi Glukosamin dan Kondroitin LEBIH BESAR sehingga LEBIH CEPAT dan EFEKTIF dalam menstimulasi pembentukan tulang rawan sendi. Kandungan glukosamin dan kondroitin dari VIOSTIN DS bersinergi untuk membentuk cairan sinovial untuk melumasi sendi yang aus, membentuk tulang rawan baru dan mengatasi rasa nyeri. VIOSTIN DS juga aman di konsumsi bahkan untuk penderita diabetes karena tidak meningkatkan kadar gula darah dan resistensi insulin.

Nyari VIOSTIN DS ini ngga susah kok. Ada di Elevenia dan Century. Coba deh visit ke sini untuk info pembeliannya di mana aja. Harganya berkisar Rp 200.000-Rp 210.000/ dus. Catet yah, VIOSTIN DS ini hanya bisa dikonsumsi 3 x sehari dalam waktu 3 bulan (jangka waktu pendek).

So far, alhamdulillah setelah mengonsumsi VIOSTIN DS, lutut udah nyaman lagi buat diajak lari santai. Happy deh bisa lari-larian lagi. Saya juga sempat membelikan Mama VIOSTIN DS karena kemarin sempat ngeluh nyeri sendi. Alhamdulillah sekarang kondisi Mama udah membaik, malah cerita minggu lalu udah sepedaan lagi di CFD. :)

Nikmat sehat itu luar biasa ya. Banyak hal positif yang bikin kita bahagia yang bisa kita lakukan kalau kita sehat. Dikasih nyeri sendi aja rasanya udah ngga enak banget deh, kegiatan sehari-hari ngga maksimal. Tapi kalau sampai iya, Alhamdulillah tenang karena udah tau tinggal konsumsi VIOSTIN DS.

You Might Also Like

3 Comments

  • Reply Jalan-Jalan KeNai May 28, 2017 at 10:56 am

    nyeri di lutut juga mulai jadi masalah buat saya. Turun tangga aja suka nyeri. Mulai tertarik juga buat mengkonsumsi VIOSTIN DS ini

    • Reply ninityunita May 30, 2017 at 9:56 am

      semoga nyeri sendi-nya cepet pergi yaaa bunda kenai :)

  • Reply Ranny June 5, 2017 at 2:05 am

    Kemarin suami sempat nyeri sendi juga di punggung belakang, sakitnya itu sampai nggak bisa tidur :( konsumsi suplemen ini ampuh juga. Sekarang nyetok dah biar satu strip di rumah.

  • Leave a Reply