Bagaimana Cara Booking AirBnB di Indonesia?

November 18, 2017

Bagi teman-teman yang suka traveling, kemungkinan sudah familiar dengan AirBnB. AirBnB adalah sebuah marketplace yang memudahkan kita untuk menemukan:
1. Properti untuk disewa (biasanya short term) seperti: rumah, apartemen, atau kamar.
2. Pengalaman. Tidak hanya properti, di AirBnB pun ada hospitality service yang ditawarkan seperti tur kota dengan menggunakan sepeda, lari keliling kota dengan pelari marathon lokal, atau mencoba makanan tradisional.
3. Restaurant

Biasanya traveler menginap di AirBnB karena pengalaman yang didapat tentu berbeda dengan menginap di hotel. Jadi, buying experience adalah hal utama yang biasanya ada dalam top of mind para traveler. Kedua? Harga. Biasanya, harganya lebih kompetitif dibandingkan bila kita menginap di hotel. AirBnB sendiri lebih bertindak seperti broker. Mereka mendapatkan prosentase fee dari host (orang yang menyewakan properti/jasa) dan guest.

Mungkin blog readers yang belum familiar dengan AirBnB dan tertarik untuk menggunakannya di Indonesia untuk liburan lokal tetapi belum tahu bagaimana. Semoga blog post saya kali ini bisa membantu ya.

1. Sign Up
Untuk menggunakan AirBnB, blog readers tentunya harus mendaftar terlebih dahulu.

Untuk mendaftar bisa dengan cara sign up with Facebook, Google, atau dengan email.

Ikuti saja langkah-langkahnya. Gampang banget kok :) it’s a no brainer. Sama seperti kalau kita membuat email atau sign-up Facebook etc. Nah untuk memiliki akun di AirBnB ini cukup ketat, misalnya kita harus memberikan ID. Ini penting dan memang prosedur standard kan di mana pun kita menyewa tempat untuk menginap, diperlukan ID.

2. Search
Di laman AirBnB, di pojok kiri atas, ada box untuk mencari tempat menginap di lokasi yang diinginkan. Blog readers tinggal memasukkan kota tujuannya. Nanti akan muncul beberapa tempat menginap di area tersebut.

3. Booking
Setelah mendapat tempat menginap yang sesuai, maka blog readers tinggal melakukan reservasi. Catatan penting sebelum melakukan reservasi adalah: membaca.

Apa yang dibaca? Semua yang terdapat di laman tempat menginap. Termasuk membaca testimoni orang-orang yang pernah menginap di sana.

Host akan memberi penjelasan mengenai tempat yang disewakannya. Sebagai orang yang akan menginap di tempat tersebut, kita harus membaca bagaimana kondisi tempat (berapa kamar, toilet), fasilitas (apakah ada wifi, fasilitas air panas untuk mandi), peraturan (umumnya: tidak melakukan kegiatan yang melawan hukum di Indonesia, tidak merokok di dalam rumah, tempat tidak digunakan untuk party), dan pelajari juga bagaimana cancellation policy-nya. Ada yang fleksibel yaitu jika setelah booking sudah confirm dan kita melakukan pembatalan, tidak kena charge. Ada juga yang policy-nya strict. Harap dibaca dengan baik. Dan kita menyadari konsekuensinya. Misalnya, bila cancel dan cancellation policy-nya strict, maka harus menerima bahwa tidak refund 100%. Jangan sampai kontak host dan minta refund 100%. Just don’t. Itu sudah risiko kita.

Sebelum booking, sekali lagi, pastikan kita sudah membaca seluruhnya. Ini akan memudahkan host. Tidak sedikit guest yang menanyakan hal-hal yang sebetulnya sudah ada di laman AirBnB. Ini sangat tidak efektif. Tanyakan hal-hal yang memang perlu ditanyakan yang tidak ada di laman AirBnB.

Bila sudah yakin, lakukan reservasi. Caranya?

Di kolom sebelah kanan akan terdapat box seperti ini.

Masukkan tanggal check in dan check out dan jumlah orang yang menginap.

Sebagai guest yang akan menyewa tempat, blog readers harus jujur. Misalnya yang menginap sebenarnya adalah 6 orang, tapi blog readers memasukkan 4 orang. Don’t. Kesesuaian jumlah orang yang menginap itu sangat penting karena host akan menyediakan fasilitas sesuai dengan jumlah orang yang menginap.

4. Pembayaran
Pembayaran hanya dilakukan dengan menggunakan kartu kredit. Tidak ada cara lain. Di beberapa negara, sistem pembayaran bisa menggunakan kartu debit tapi tidak di Indonesia.
Lalu bagaimana bila tidak mempunyai kartu kredit? Jawabannya, tidak bisa melakukan reservasi.
Bila sangat ingin, bisa pinjam pada keluarga atau teman. Host tidak akan bisa membantu bila kita tidak mempunyai kartu kredit karena itu satu-satunya pembayaran AirBnB di Indonesia.

Saat membayar AirBnB maka harga yang dicharge adalah dengan menggunakan mata uang USD. Jangan khawatir, tinggal berhitung saja sendiri berapa dalam rupiah.
Kenapa di-charge dalam USD bukan rupiah? Simply karena kebijakan dari AirBnB.

5. Berkomunikasi dengan Host
Berkomunikasi dengan host sebelum reservasi dikonfirmasi, dilakukan dengan mengirimkan message. Sebelum confirm, maka semua info tentang nomor handphone dan email tidak akan bisa ditampilkan (bila blog readers memberikan nomor handphone maka nomornya tidak akan muncul). Bila reservasi sudah confirm, maka pertukaran informasi seperti nomor handphone baru bisa dilakukan.

Ingat, dalam berkomunikasi lakukan dengan sopan.

Kebanyakan host adalah pemilik propertinya sendiri. Ada juga co-host (host melakukan kerjasama dengan yang lain untuk menjadi host).

Tidak jarang ada guest yang berkomunikasi dengan memperlakukan host seperti bawahannya. Don’t. Berkomunikasi dengan baik dan gunakan bahasa yang sopan sangat penting. Tidak hanya ketika melakukan reservasi, tetapi di mana pun ini adalah hal yang standard kan? :)

6. Check-In
Setiap host memiliki waktu check in yang berbeda. Please stick pada jam check in yang ditetapkan host. Umumnya waktu check-in adalah pukul 14.00. Komunikasikan pada host bila kita akan melakukan early check-in. Tanyakan apakah hal ini memungkinkan. Kabari juga pada host bila misalnya kita akan check-in melebihi waktu yang ditetapkan (biasanya host menetapkan waktu check-in tertentu misalnya pkl 14.00 – 19.00) karena kondisi tertentu (misalnya check-in pkl 20.00 akibat kondisi jalan yang macet).

7. Saat Menginap
Menginap di AirBnB tidak sama dengan menginap di hotel. Jadi menej ekspektasi blog readers bahwa blog readers menginap di tempat orang lain yang bukan hotel. Tetap jaga dengan baik kondisi tempat blog readers menginap. Usahakan untuk tidak berantakan, menjaga kebersihan, dan tidak mengubah posisi barang-barang yang ada di tempat menginap. Misalnya memindahkan bantal-bantal sofa di lantai 3 ke lantai 1. Kalau memang iya, kembalikan ke tempat semula. Hilangkan mentalitas saya sudah bayar dan ingin dilayani. Lakukan apa yang bisa kita lakukan sendiri.

Jangan merusak atau bahkan mengambil barang yang ada di tempat menginap. Don’t.
Bila ada barang yang rusak, komunikasikan pada host. To be fair, mereka berhak untuk mengetahui dan kita pun menunjukkan integritas diri sebagai individu yang bertanggungjawab.

Bila ada hal-hal yang tidak sesuai dengan keterangan yang terdapat di laman AirBnB, komunikasikan langsung dengan host. Hal ini bertujuan agar host dapat memberikan solusi dengan sebaik mungkin.

8. Check-Out
Komunikasikan pada host mengenai waktu check out. Bila check-out lebih cepat, komunikasikan. Bila late check-out, komunikasikan juga sebelumnya apakah hal tersebut memungkinkan. Jangan sampai menganggu jadwal membersihkan properti terutama bila di siang harinya akan ada guest yang juga akan menginap.

9. Memberikan Review
Setelah check out, maka blog readers bisa memberikan review. Berikan review dengan fair. Bila memang memuaskan, ceritakan kepuasan blog readers. Jangan sampai bila service yang diberikan host sudah maksimal, kita memberikan penilaian yang tidak fair. Mungkin bagi host tersebut, review guest sangat penting karena itu membantu menjaga kelangsungan bisnisnya.

10. Say Thank You
Salah satu magic word adalah ucapan terima kasih. Bila tidak berkesempatan untuk bertemu host secara langsung, kita bisa menulisnya di pesan atau menelepon host. Manner maketh man :).

Semoga cukup jelas ya :)

You Might Also Like

4 Comments

  • Reply Yeye November 20, 2017 at 2:04 pm

    Aku pengen nginep di Casa Lembang tehhhh.. Iraha yahhhh.. wktnya ga pas terus..

    Kapan2 aku nginep yahhhhhh trs booking via AirBnB :)

  • Reply kiky November 22, 2017 at 1:54 pm

    pernah dapat pengalaman ngga enak jadi host? banyak orang mentalnya ” gw dah bayar = boleh suka suka hati gw”

    • Reply ninityunita November 23, 2017 at 7:54 am

      pernah ky. tapi bisa dihitung sama satu tangan kok :) sisanya menyenangkan. Alhamdulillah.

    Leave a Reply