Hidangan Spesial Ramadhan

By July 15, 2014 daily living
Hidangan Spesial Ramadhan

Ramadhan adalah bulan yang istimewa bagi umat Islam. Begitu banyak berkah yang diturunkan pada bulan ini. Amal kebaikan dilipatgandakan tiada tara. Re-charge untuk saya sebagai muslim agar lebih rajin dan semangat lagi untuk beribadah.
Ramadhan memang istimewa yang kedatangannya selalu dinanti. Tidak terkecuali untuk saya dan keluarga. Kalau diingat-ingat lagi, banyak momen menyenangkan yang terjadi di bulan Ramadhan. Pertemuan saya dengan pasangan (waktu itu belum jadi suami) juga terjadi di bulan Ramadhan. Saya diajak ngabuburit dengan mengirimkan kue-kue sebagai bingkisan Idul Fitri untuk para uwa dan paman/bibinya (kocak ga sih, langsung jadi kenal dengan keluarga besarnya di pertemuan pertama!). Anak kedua saya, Arzachel Ramadhan Adhitya, lahir di 8 Ramadhan, lima tahun yang lalu di Singapura.

Di Ramadhan ini banyak waktu yang diutamakan untuk beribadah. Saya memiliki target untuk selesai 1 juz setiap hari. Jadi untuk urusan memasak, saya harus pintar mencari ide supaya makanan yang disajikan untuk sahur dan berbuka, praktis dibuat tapi tetap enak dan yang pasti memiliki nilai gizi yang baik.
Seneng deh akhirnya saya menemukan website yang ngerti banget kebutuhan saya, yaitu www.kejumoo.com dimana di sana banyak banget resep-resep yang bisa saya coba. Mulai dari sahur, buka puasa, kue kering (penting banget buat kue lebaran!), dan camilan. Cara membuatnya juga ngga susah kok malah acara memasak ini jadi bonding time saya dengan Arza. Yes! Anak bungsu saya ini suka memperhatikan saya ketika di dapur dan akhirnya Arza berinisiatif untuk ikut membantu saya memasak atau membuat kue. Seneng banget deh karena dengan memasak ini, jadi ajang pembelajaran juga untuk Arza. Arza jadi belajar matematika dalam bentuk pecahan (Arza mengerti konsep ½ sendok teh garam) dan juga menambah kosa katanya (tepung, diayak, dihaluskan dll).

Yang saya suka dari www.kejumoo.com ini, ada video juga! Tebak deh siapa chef yang “mengajari” saya memasak? Yup! Chef Marinka. Dengan video ini masak jadi lebih gampang karena honestly saya ngga jago-jago banget masak! Jujur saya kadang suka bingung juga kalau hanya baca resep aja. Udah bener belum nih steps-nya karena kan kalo udah bikin trus gagal suka sedih juga. Dengan adanya video, beneran ngebantu banget dan masakan saya selalu sukses! :) Jadi buat yang baru-baru masak dan nyoba resep, don’t worry… bisa liat video dan bisa tanya chef juga!

Kalau lagi bikin kue dengan Arza, saya jadi inget juga waktu saya kecil… saya juga suka membantu Ibu saya membuat kue lebaran. Kue favorit saya adalah kue keju Kraft (eh! Ternyata menurun juga pada Arza yang sangat suka keju!). Bagian yang paling saya suka adalah ketika saya menyerut dan menaburkan keju Kraft ke dalam adonan. Ibu saya membebaskan saya untuk membentuk adonan kue keju Kraft itu. Saya suka membentuk angka 1 dan 8. Sampai sekarang, saat Idul Fitri, kue keju Kraft dengan angka 8 itu selalu saya cari di rumah orangtua. Spesial! :) Karena memori yang menyenangkan ada di sana. Ah! Jadi nyadar kalau keju Kraft ini ternyata udah 30 tahun ya jadi bagian dari setiap hidangan spesial yang disajikan Ibu saya. Saya juga berharap, Arza juga kelak memiliki kenangan yang sama ketika dia sudah besar.

Kemarin saya sempat lihat video ini nih di youtube. Terharu deh lihatnya. :)

Jadikan Ramadhan istimewa dengan siapa saja tanpa terkecuali. Video di atas jadi pengingat saya untuk lebih memuliakan asisten rumah tangga yang telah banyak membantu keluarga saya selama ini.

By the way, kemarin saya baru aja sukses bikin Kue Nastar ala Chef Marinka. Saat buka puasa, langsung deh diserbu. Yah! Padahal kan niatnya nyicil bikin kue buat lebaran! :) Pasrah deh! Seneng banget liat Arza bangga dengan Kue Nastar yang kami buat berdua. It tastes so yummy! Everyone in my family is loving it.

Menyambut Idul Fitri nanti rencananya saya akan membuat kue dan mengirimkannya pada keluarga saat bersilaturahmi. Momen spesial dengan hidangan spesial juga. Thanks to www.kejumoo.com yang memudahkan saya membuat hidangan-hidangan spesial ini.

Mari Lari: Film & Novel

By July 5, 2014 movie & music
Mari Lari Film & Novel

Suka nulis, suka lari… tentunya ada keinginan someday bisa nulis novel tentang lari. Akhirnya keinginan itu tercapai dengan film dan novel Mari Lari.

Karena sedang ada di Singapore maka saya tidak bisa datang ke acara nonton bareng dengan wartawan dan IndoRunners. Demikian pula dengan saat gala premier, saya kembali absen karena ada urusan yang tidak bisa saya tinggalkan.

Gimana rasanya menulis sesuatu yang dekat di hati?
Grand!
:)

Sayang sekali meski mendapat review yang baik dari para penonton, Film Mari Lari ini tidak bertahan lama di sinema. Hanya 3-4 hari saja.

1. Review Tabloid Bintang: Mari Lari: Selesaikan apa yang telah dimulai.
2. Review Detik.com: Mari Lari: Sebuah Start yang Mengesankan.
3. Review Daniel Dokter: Mari Lari: The Marathon of Life.
4. Review Candra Aditya: Mari Lari? No, I don’t Want to.
5. Review Arul Fittron: Mari Lari: Run to The Finish Line of Life.
6. Review Taufiqur Rizal: Review Mari Lari.
7. Review Rangga Adithia: Review – Mari Lari (2014)
8. Review NgobrolinFilm.com: Review: Mari Lari (Delon Tio, 2014)

Anyhoo…

Lepas dari napas yang tidak panjang di sinema, I feel happy and proud. It’s not always about money nor the awards. Give back. The way I say thank you, running… you’ve made a better version of me.

Singapore Trip

By July 3, 2014 daily living
spore trip05

Singapore Trip 30 Mei – 2 Juni 2014 kemarin sepertinya trip saya ke Singapore yang paling menyenangkan. :)
Seneeeng banget!

Jadi maksud dan tujuan ke Spore adalah untuk MGTB-nya TUM (apa itu MGTB? hahaha hanya TUM family yang tau) dan ngasih moral support buat temen-temen yang ikut Sundown Marathon.

Udah lama banget TUM founders ngga ketemuan dan yang paling memungkinkan kalo ketemuan yaaa di Spore.

Selain MGTB kami juga foto-foto (makasih photographer handal Mas Wisnu & ‘asisten’nya Mbak Shinta)… TUM udah mau 5 tahun dan rasanya kami berempat belum punya foto yang proper. Jadi, yaaa memang foto-foto jadi agenda yang penting juga.


Seru banget kan foto-fotonya. Salah satu lokasinya adalah di Robinson Road. Tengah jalan! Lampu merah langsung cepet lari ke tengah dan foto-foto!

By the way…
MGTB-nya di Holland Village.

Abis MGTB makan oglio olio… gilaaa enak banget! Sumpah! Nagih deh. Sampe besoknya sengaja lunch di tempat yang sama! :D

Selesai MGTB… malemnya pesen taksi untuk ke lokasi Sundown Marathon. Some days are good to run, some days are even better to be a fan. :)

Ngga bisa tidur! Dan ga inget deh kapan terakhir ngga tidur. Gelisah sih tepatnya, ngga tau kenapa. Ya udah nyerah nyoba buat tidur dan akhirnya langsung ke lokasi.

So happy to see those familiar faces at Sundown Marathon.

Fun Facts:

1. Satu pesawat dengan dua mas-mas ini. Anak Garmin semua. Dan iyaaa maapkeun ada yang ga baca manual garmin dengan baik dan benar :))
2. Pokoknya makasih banget buat Westin Hotel :))
3. As usual… ke Spore ngga sempet jalan ke Orchard. Tapi sah lah kedatangannya karena makan Chili Crab!
4. Eh! Ternyata masih PR! :D
5. Selalu seneng kalo ke Spore… dan trip ini yang paling menyenangkan up to date.
6. Dangdut di airport. :)

Belanja Buku Online

By June 12, 2014 daily living
belanja buku online

Sama seperti lebih dari jutaan populasi perempuan di dunia ini, saya adalah orang yang suka sekali belanja online! Ngga harus bergerak menembus kemacetan, ngga harus beli tiket pesawat untuk beli barang yang ada di luar negeri, apalagi bisa kita lakukan sambil santai di rumah sambil minum kopi. Yes! Belanja online itu simple dan praktis banget! Apalagi sebagai ibu juga saya punya banyak kegiatan. Kadang, belanja untuk diri sendiri atau keluarga dilakukan saat weekend. Hari biasa? Mana sempat. Harus jemput anak sekolah, antar anak les, belum lagi kalau ada meeting urusan pekerjaan. Ngga heran deh kalo saya suka banget belanja online.

Sebagai penulis novel, saya sangat suka membaca. Ada beberapa buku yang saya cari yang ternyata tidak masuk ke Indonesia. Jadi satu-satunya cara ya harus membelinya secara online. Kebetulan saya punya situs yang menyediakan buku yang cukup lengkap. Hampir setiap bulan saya membeli 1-2 buku dari situs yang berada di Inggris itu.

Yes, hari gini. Berbagai kemudahan bisa kita dapatkan. Dulu mungkin saya cuma bisa gigit jari aja nih, buku idaman tidak bisa saya dapatkan. Ngga ada teman di luar negeri yang bisa saya titipi untuk beli. Tapi sekarang, worry not! Saya bisa dengan mudah mendapatkannya. Thanks to online shopping.

Tapi gawat nih, kalo online shopping kita harus bisa belanja sesuai kebutuhan. Kalau desain webnya bagus apalagi barang-barang yang kita butuhkan (atau inginkan? Haha) ada semua! Lengkap! Kalo ngga, bisa-bisa tagihan credit card meledak!

Nah, ngerti banget pastinya satu hal yang bikin khawatir dalam belanja online itu yaaa masalah pembayarannya yang menggunakan credit card. Takut ga sih kalo kena carding alias kita jadi korban dimana orang lain belanja seenaknya dengan menggunakan kartu kredit kita. Mereka yang menikmati barang-barang yang dibeli sementara kita menderita harus bayar hasil belanjaan mereka.

Selama ini saya aman dan nyaman dengan berbelanja online menggunakan kartu kredit Visa. Ngga ada tagihan aneh yang muncul. Yang paling penting, belanja di merchant yang terpercaya dan perhatikan juga saat pembayaran, page-nya seperti ini “https://” (Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) saat kita memasukkan informasi yang sensitif (ya seperti melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit). HTTPS ini mengindikasikan koneksi HTTP yang aman (nyadar ga kalau biasanya kita akses laman web itu hanya ada “http://” aja). Contoh, http://istribawel.com kalau pagenya aman maka seperti ini https://istribawel.com

Dan satu yang paling penting sih kalau saya belanja online, merchantnya yang request 3 digit security code yang ada di kartu belakang Visa kita. Kenapa penting? Dengan adanya request 3 digit security code memastikan bahwa secara fisik, kartu Visa ada dalam genggaman kita ketika kita melakukan transaksi.
Jadi, ngga ada rasa khawatir yang bikin kita deg-degan deh kalo belanja online dengan Visa.

Yang ada sih, deg-degan nunggu barang belanjaan datang… Ngga sabaaar rasanya pengen cepet-cepet sampai!

Kendalikan Hidup

By May 18, 2014 guest & press
KH1

Seneng bangeeet jadi salah satu dari 3 orang yang diajak bikin video #KendalikanHidup :) Ada Renny Fernandez, FX Mario, dan saya :)

Suka banget liat videonya. Shootingnya di Western House, mulai pukul 14.00 dan selesai pukul 21.00 :)

Ini videonya, tentang kendalikan kesehatan.

Terima kasih KartuHalo & Narrada.

Garmin Vivofit Fitness Band

By April 17, 2014 gear
vivofit 20

Akhirnya, yang ditunggu-tunggu dateng juga nih. Dari dulu pengen banget punya yang namanya fitness band. Kenapa? Biar bisa ke-track aja segala aktivitas yang saya lakukan sehari-hari. Makin ke sini, makin nyadar dengan pentingnya kesehatan dan untuk tetap aktif.

Browsing sana sini, akhirnya pilihan jatuh pada Vivofit Fitness Band dari Garmin. :)

Anyway… Informasi penting, harga.
Vivofit Fitness Band ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 1.600.000

Unboxing
vivofit 02

Ini yang akan kamu dapatkan ketika beli Vivofit Garmin.

    1. Vivofit Fitness Band dan satu band extra dengan warna yang dengan size yang berbeda.
    Di foto, band kedua saya berwarna hitam dengan size small… sudah terlanjur tukeran sama temen ;).

    2. Ant+ USB stick.

    3. Kartu petunjuk.

Vivofit Fitness Band
vivofit 03

vivofit 04

vivofit 05

Ant+ USB Stick
vivofit 06

Ant+ USB stick ini kita butuhkan kalau kita ingin upload aktivitas kita via laptop. Aktivitas Vivofit ini bisa kita update via handphone yang ada bluetooth 4.0. Praktis banget deh!

Nah berhubung bluetooth di handphone saya error, jadi Ant+ ini penting banget buat saya. Tinggal plug and play. Nanti langsung sync ke Garmin Connect.

vivofit 07

Bentuknya kecil banget! Tapi jangan sampai hilang ya! Gosipnya kalau hilang dan kita perlu beli lagi, harganya sekitar Rp. 600.000!

The Band
Serunya Vivofit ini adalah band-nya bisa gonta-ganti! Kita bisa beli extra band-nya juga biar lebih seru. Dan gampang banget kok dicopotnya. Liat deh foto di bawah ini.

vivofit 08

vivofit 09

vivofit 10

vivofit 11

Tadaaa…
Ganti ke band warna hitam.

vivofit 12

Dan sekarang… Yuk! Kita liat apa aja yang ada di layar Vivofit ini.

Bisa Ngapain Aja Sih Vivofit Ini?

1. Setting Goal!

Pastinya, semua berawal dari tujuan.
Kalo pinjem istilahnya Teh Wina, “Tujuan lo apa?”

Nah…

vivofit 19

Kita bisa set target steps perhari. Contoh, saya set goal 8000. Dan tiap kali kita melakukan step, angka di layar akan terus berkurang. Kalau kita melebihi target, maka di layar akan terlihat tulisan GOAL+.

2. Step Count
vivofit 18

Liat icon jejak kaki kan di kiri bawah layar?
Nah itu memperlihatkan berapa steps yang sudah terhitung hari ini. Di foto, saya baru jalan 68 steps dan garis merah yang ada di bagian atas layar itu menunjukkan kalau saya kurang aktif, jadi kayak ngasih tanda buat kita gerak. Jadi kalo yang lagi di kantor, jalan-jalan bentar deh. :)

3. The Distance
vivofit 14

Simple aja sih, ini nunjukkin berapa jarak yang kita tempuh. Bisa kita set dalam kilometer atau miles.

4. Calories Count
vivofit 15

Sebenernya agak bingung liat iconnya… Gambar apa yaaa. Oh! Ternyata gambar api :D
Jadi ini menunjukkan berapa kalori yang udah kita bakar. Simple juga sih.

5. Jam
vivofit 16

Vivofit ini bisa jadi penunjuk waktu.

6. Heart Rate
vivofit 17

Berhubung saya udah punya Heart Rate Monitor dari Garmin FR220, jadi bisa dipakai sekalian untuk Vivofit juga.

Sync ke Garmin Connect
vivofit 22

vivofit 23

vivofit 24

Boleh dong #GarminBrag :D
Bisa share ke twitter juga nih…

vivofit 25

Account Garmin Connect-nya sekalian aja dengan yang udah ada. Ini di bagian FR220 saya.

vivofit 26

Bisa kompetitif sama temen karena keliatan kan tuuuh Rian udah jalan berapa steps hari ini.

Penampakan ketika dipakai

vivofit 20

vivofit 21

Cakep kan? :D
I loveee it!
Vivofit ini bener-bener deh fun banget! Bikin kita aktif dan *ehm* kompetitif juga :D karena bisa liat contekan aktivitas temen.

Fyi,
Baterai Vivofit ini tahan sampai 1 tahun, jadi kita ga perlu charge. Untuk ganti-ganti fitur, tinggal press aja tombol di sebelah kanan layar. Actually, pretty easy kok once kita pegang.

Sync
vivofit 27

Sleep
vivofit 28

Kalau mau tidur, tinggal press button agak lama dan di layar akan terbaca tulisan SLEEP.

Water Proof!
vivofit 29

Enaknya pake Vivofit ini adalah karena tahan air (hingga kedalaman 50M). Jadi bisa kita pakai berenang, cuci piring, cuci baju, mandi, tanpa perlu dilepas-lepas.

Kalo pengen punya Vivofit, kamu bisa dapetin di Garmin Indonesia Mall Emporium Lt 1. Coba aja kontak FBnya, Garmin Indonesia.

Vivofit Ambassadors

By April 16, 2014 active
vivofit ambassadors1

Seneng bangeeet diminta jadi Vivofit Ambassadors Indonesia bareng Rian Krisna & Chaidir Akbar.

Terima kasih, Garmin Indonesia! I’m so delighted.

Reviewnya coming soon yaa… :)