Singapore Trip

By July 3, 2014 daily living
spore trip05

Singapore Trip 30 Mei – 2 Juni 2014 kemarin sepertinya trip saya ke Singapore yang paling menyenangkan. :)
Seneeeng banget!

Jadi maksud dan tujuan ke Spore adalah untuk MGTB-nya TUM (apa itu MGTB? hahaha hanya TUM family yang tau) dan ngasih moral support buat temen-temen yang ikut Sundown Marathon.

Udah lama banget TUM founders ngga ketemuan dan yang paling memungkinkan kalo ketemuan yaaa di Spore.

Selain MGTB kami juga foto-foto (makasih photographer handal Mas Wisnu & ‘asisten’nya Mbak Shinta)… TUM udah mau 5 tahun dan rasanya kami berempat belum punya foto yang proper. Jadi, yaaa memang foto-foto jadi agenda yang penting juga.


Seru banget kan foto-fotonya. Salah satu lokasinya adalah di Robinson Road. Tengah jalan! Lampu merah langsung cepet lari ke tengah dan foto-foto!

By the way…
MGTB-nya di Holland Village.

Abis MGTB makan oglio olio… gilaaa enak banget! Sumpah! Nagih deh. Sampe besoknya sengaja lunch di tempat yang sama! :D

Selesai MGTB… malemnya pesen taksi untuk ke lokasi Sundown Marathon. Some days are good to run, some days are even better to be a fan. :)

Ngga bisa tidur! Dan ga inget deh kapan terakhir ngga tidur. Gelisah sih tepatnya, ngga tau kenapa. Ya udah nyerah nyoba buat tidur dan akhirnya langsung ke lokasi.

So happy to see those familiar faces at Sundown Marathon.

Fun Facts:

1. Satu pesawat dengan dua mas-mas ini. Anak Garmin semua. Dan iyaaa maapkeun ada yang ga baca manual garmin dengan baik dan benar :))
2. Pokoknya makasih banget buat Westin Hotel :))
3. As usual… ke Spore ngga sempet jalan ke Orchard. Tapi sah lah kedatangannya karena makan Chili Crab!
4. Eh! Ternyata masih PR! :D
5. Selalu seneng kalo ke Spore… dan trip ini yang paling menyenangkan up to date.
6. Dangdut di airport. :)

You Might Also Like

Belanja Buku Online

By June 12, 2014 daily living
belanja buku online

Sama seperti lebih dari jutaan populasi perempuan di dunia ini, saya adalah orang yang suka sekali belanja online! Ngga harus bergerak menembus kemacetan, ngga harus beli tiket pesawat untuk beli barang yang ada di luar negeri, apalagi bisa kita lakukan sambil santai di rumah sambil minum kopi. Yes! Belanja online itu simple dan praktis banget! Apalagi sebagai ibu juga saya punya banyak kegiatan. Kadang, belanja untuk diri sendiri atau keluarga dilakukan saat weekend. Hari biasa? Mana sempat. Harus jemput anak sekolah, antar anak les, belum lagi kalau ada meeting urusan pekerjaan. Ngga heran deh kalo saya suka banget belanja online.

Sebagai penulis novel, saya sangat suka membaca. Ada beberapa buku yang saya cari yang ternyata tidak masuk ke Indonesia. Jadi satu-satunya cara ya harus membelinya secara online. Kebetulan saya punya situs yang menyediakan buku yang cukup lengkap. Hampir setiap bulan saya membeli 1-2 buku dari situs yang berada di Inggris itu.

Yes, hari gini. Berbagai kemudahan bisa kita dapatkan. Dulu mungkin saya cuma bisa gigit jari aja nih, buku idaman tidak bisa saya dapatkan. Ngga ada teman di luar negeri yang bisa saya titipi untuk beli. Tapi sekarang, worry not! Saya bisa dengan mudah mendapatkannya. Thanks to online shopping.

Tapi gawat nih, kalo online shopping kita harus bisa belanja sesuai kebutuhan. Kalau desain webnya bagus apalagi barang-barang yang kita butuhkan (atau inginkan? Haha) ada semua! Lengkap! Kalo ngga, bisa-bisa tagihan credit card meledak!

Nah, ngerti banget pastinya satu hal yang bikin khawatir dalam belanja online itu yaaa masalah pembayarannya yang menggunakan credit card. Takut ga sih kalo kena carding alias kita jadi korban dimana orang lain belanja seenaknya dengan menggunakan kartu kredit kita. Mereka yang menikmati barang-barang yang dibeli sementara kita menderita harus bayar hasil belanjaan mereka.

Selama ini saya aman dan nyaman dengan berbelanja online menggunakan kartu kredit Visa. Ngga ada tagihan aneh yang muncul. Yang paling penting, belanja di merchant yang terpercaya dan perhatikan juga saat pembayaran, page-nya seperti ini “https://” (Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) saat kita memasukkan informasi yang sensitif (ya seperti melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit). HTTPS ini mengindikasikan koneksi HTTP yang aman (nyadar ga kalau biasanya kita akses laman web itu hanya ada “http://” aja). Contoh, http://istribawel.com kalau pagenya aman maka seperti ini https://istribawel.com

Dan satu yang paling penting sih kalau saya belanja online, merchantnya yang request 3 digit security code yang ada di kartu belakang Visa kita. Kenapa penting? Dengan adanya request 3 digit security code memastikan bahwa secara fisik, kartu Visa ada dalam genggaman kita ketika kita melakukan transaksi.
Jadi, ngga ada rasa khawatir yang bikin kita deg-degan deh kalo belanja online dengan Visa.

Yang ada sih, deg-degan nunggu barang belanjaan datang… Ngga sabaaar rasanya pengen cepet-cepet sampai!

You Might Also Like