My Life As A Housewife

Beberapa hari yang lalu, setelah berkomunikasi yang direncanakan via twitter, saya buka bersama teman-teman SMA 5 Bandung yang sekarang menetap di Jakarta. Sebagian berbeda kelas, tapi itu ngga bikin acara buka bersama itu kurang seru. Dari beberapa orang yang dihubungi, akhirnya hanya 5 orang yang bisa hadir. Seru banget deh obrolannya. Dari ga penting, obsurd, sampai yang serius, tapi ga pernah minus ketawa di obrolan kita. Saking serunya, pertemuan ini mau dibikin rutin sebulan sekali. Dan guess what? Nama pertemuannya, obsurd alias obrolan absurd.


ini nih, anggota obsurd.

Ada satu benang merah di acara buka bersama kemarin. Kalau tahun lalu, ada yang masih single, tahun ini kami semua sudah menikah. Yang berbeda, dua orang dari kami karena baru menikah, belum dikaruniai anak. Semua, kecuali saya, adalah pekerja kantoran. Ya, saya ibu rumah tangga yang juga bekerja di rumah dengan menjalankan komunitas www.theurbanmama.com. Menjadi Ibu Rumah Tangga tidak pernah saya sesali. Kalau diingat-ingat, saya merasa memang sudah jalan saya untuk menjadi IRT. Dulu sempat kerja kantoran dan belum setahun, menikah, diboyong suami ke Afrika. Kembali ke Jakarta, hamil anak pertama (Aldebaran). Lalu kembali melamar untuk bekerja di kantor lama, sayangnya tidak lolos di medical check-up karena saya sedang hamil. Lalu, saya tetap menulis novel, sampai akhirnya suami bertugas di Singapura. Di sana saya melahirkan anak kedua (Arzachel). Di Singapura, saya dan beberapa sahabat (udhien, thalia, dan shinta) mendirikan komunitas www.theurbanmama.com. Tahun lalu, saya kembali ke Jakarta dan selain menjalankan www.theurbanmama.com, saya juga menjalankan bisnis kecil www.bagtik.com. So, yes, saya seorang IRT yang juga memiliki penghasilan tetap dari bisnis yang dijalankan. Dan semua itu dijalankan dari rumah. Sementara teman-teman saya iri karena saya tidak usah berhadapan dengan kemacetan Jakarta setiap hari. Well, yes, I guess that’s the bright side.


over the moon. dapet piala ekskul futsal.

Bagi saya ngga ada yang lebih bikin saya tenang karena setiap hari saya menjalankan tugas saya sebagai IRT dan anak-anak selalu dalam pengawasan. Pagi saya masak, siangnya jalan kaki ke bus stop menunggu TransJakarta untuk menuju sekolah Aldebaran, menjemputnya pulang sekolah. Pulang Alde sekolah, belanja, atau kadang nunggu Aldebaran les membaca. Kalau menunggu Aldebaran les, saya sambil menjalankan kegiatan saya, sebagai editor in chief www.theurbanmama.com dan juga www.bagtik.com via smart phone. Jadi kualitas koneksi bener-bener penting banget buat saya. Selain itu, tiap hari juga pastinya saya telpon-telponan sama suami untuk mengabarkan bagaimana Aldebaran dan Arzachel.


saya dan teman-teman dari Johnson’s di acara Bunda Pintar Johnson’s Juni 2011.

Sesekali saya harus keluar rumah untuk meeting. Tapi itu pun ngga lama. Jadi ngga ada rasa was-was untuk meninggalkan anak-anak di rumah kepada asisten. Meski sebentar, saya selalu telpon asisten untuk berkomunikasi menanyakan kabar anak-anak sehingga bebas dari rasa khawatir.

Ya, jadi IRT memang seru. Sehari rasanya berjalan dengan cepat. Teman-teman saya suka bilang, “Ah! Elo dari dulu emang selalu aja banyak yang dikerjain sih Nit.” Mungkin memang demikian karena saya menyukainya. Terkadang, saya juga suka merasa lelah. Baru bisa cuci popok kain-nya Arzachel dan menyetrika baju pada malam hari setelah anak-anak tidur, misalnya. Tapi jujur, kelelahan itu setiap hari terbayar karena sebelum tidur, Aldebaran dan Arza selalu berebut ingin saya peluk saat tidur ketika saya selesai membacakan buku untuk mereka. Priceless! Kalau suami masih di kantor, saya sengaja meneleponnya agar suami juga tidak kehilangan momen yang menyenangkan dan anak-anak juga tetap berkomunikasi untuk merasakan kehadiran Bapaknya.


mengajak aldebaran berenang. karena alde asma, jadi rutin berenang. happy to see that he can swim! proud of him.

Momen yang saya tunggu juga adalah saat anak-anak sudah tidur, suami dan saya selalu bertukar cerita tentang apa yang sudah terjadi hari ini. Karena sudah ada anak-anak, obrolan pasti didominasi tentang mereka. Kelucuan apa yang mereka lakukan hari ini. Bagaimana perkembangan Aldebaran di sekolah dan perkembangan Arza setiap hari.

Well, I’m blessed. Sebagai IRT tetap bisa menjalankan kegiatan dengan baik. Pekerjaan rumah tangga, mengelola komunitas, update blog ini :), meeting dengan client, memenuhi undangan beberapa acara, jalan-jalan sama anak, belanja (online!) *ehm*, bersosialisasi dengan teman-teman, dan yang terpenting… komunikasi yang lancar dengan keluarga.


beberapa hari yang lalu saya ajak Aldebaran melihat penampilan Native Deen di @atamerica, seru!

Yes… I’m a woman. I’m a daughter. I’m a wife. I’m a best friend. I’m a mother.
Yes… I’m a housewife. I’m a working-from-home Mama. I’m a novelist. I’m a hard worker.
I am blessed to be able to work from home and be with my family.

Are You A Tiger Mother?

« Previous Entries
» Next Entries