Belanja Buku Online

By June 12, 2014 daily living
belanja buku online

Sama seperti lebih dari jutaan populasi perempuan di dunia ini, saya adalah orang yang suka sekali belanja online! Ngga harus bergerak menembus kemacetan, ngga harus beli tiket pesawat untuk beli barang yang ada di luar negeri, apalagi bisa kita lakukan sambil santai di rumah sambil minum kopi. Yes! Belanja online itu simple dan praktis banget! Apalagi sebagai ibu juga saya punya banyak kegiatan. Kadang, belanja untuk diri sendiri atau keluarga dilakukan saat weekend. Hari biasa? Mana sempat. Harus jemput anak sekolah, antar anak les, belum lagi kalau ada meeting urusan pekerjaan. Ngga heran deh kalo saya suka banget belanja online.

Sebagai penulis novel, saya sangat suka membaca. Ada beberapa buku yang saya cari yang ternyata tidak masuk ke Indonesia. Jadi satu-satunya cara ya harus membelinya secara online. Kebetulan saya punya situs yang menyediakan buku yang cukup lengkap. Hampir setiap bulan saya membeli 1-2 buku dari situs yang berada di Inggris itu.

Yes, hari gini. Berbagai kemudahan bisa kita dapatkan. Dulu mungkin saya cuma bisa gigit jari aja nih, buku idaman tidak bisa saya dapatkan. Ngga ada teman di luar negeri yang bisa saya titipi untuk beli. Tapi sekarang, worry not! Saya bisa dengan mudah mendapatkannya. Thanks to online shopping.

Tapi gawat nih, kalo online shopping kita harus bisa belanja sesuai kebutuhan. Kalau desain webnya bagus apalagi barang-barang yang kita butuhkan (atau inginkan? Haha) ada semua! Lengkap! Kalo ngga, bisa-bisa tagihan credit card meledak!

Nah, ngerti banget pastinya satu hal yang bikin khawatir dalam belanja online itu yaaa masalah pembayarannya yang menggunakan credit card. Takut ga sih kalo kena carding alias kita jadi korban dimana orang lain belanja seenaknya dengan menggunakan kartu kredit kita. Mereka yang menikmati barang-barang yang dibeli sementara kita menderita harus bayar hasil belanjaan mereka.

Selama ini saya aman dan nyaman dengan berbelanja online menggunakan kartu kredit Visa. Ngga ada tagihan aneh yang muncul. Yang paling penting, belanja di merchant yang terpercaya dan perhatikan juga saat pembayaran, page-nya seperti ini “https://” (Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) saat kita memasukkan informasi yang sensitif (ya seperti melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit). HTTPS ini mengindikasikan koneksi HTTP yang aman (nyadar ga kalau biasanya kita akses laman web itu hanya ada “http://” aja). Contoh, http://istribawel.com kalau pagenya aman maka seperti ini https://istribawel.com

Dan satu yang paling penting sih kalau saya belanja online, merchantnya yang request 3 digit security code yang ada di kartu belakang Visa kita. Kenapa penting? Dengan adanya request 3 digit security code memastikan bahwa secara fisik, kartu Visa ada dalam genggaman kita ketika kita melakukan transaksi.
Jadi, ngga ada rasa khawatir yang bikin kita deg-degan deh kalo belanja online dengan Visa.

Yang ada sih, deg-degan nunggu barang belanjaan datang… Ngga sabaaar rasanya pengen cepet-cepet sampai!

Kendalikan Hidup

By May 18, 2014 media
KH1

Seneng bangeeet jadi salah satu dari 3 orang yang diajak bikin video #KendalikanHidup :) Ada Renny Fernandez, FX Mario, dan saya :)

Suka banget liat videonya. Shootingnya di Western House, mulai pukul 14.00 dan selesai pukul 21.00 :)

Ini videonya, tentang kendalikan kesehatan.

Terima kasih KartuHalo & Narrada.

Garmin Vivofit Fitness Band

By April 17, 2014 product review
vivofit 20

Akhirnya, yang ditunggu-tunggu dateng juga nih. Dari dulu pengen banget punya yang namanya fitness band. Kenapa? Biar bisa ke-track aja segala aktivitas yang saya lakukan sehari-hari. Makin ke sini, makin nyadar dengan pentingnya kesehatan dan untuk tetap aktif.

Browsing sana sini, akhirnya pilihan jatuh pada Vivofit Fitness Band dari Garmin. :)

Anyway… Informasi penting, harga.
Vivofit Fitness Band ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 1.600.000

Unboxing
vivofit 02

Ini yang akan kamu dapatkan ketika beli Vivofit Garmin.

    1. Vivofit Fitness Band dan satu band extra dengan warna yang dengan size yang berbeda.
    Di foto, band kedua saya berwarna hitam dengan size small… sudah terlanjur tukeran sama temen ;).

    2. Ant+ USB stick.

    3. Kartu petunjuk.

Vivofit Fitness Band
vivofit 03

vivofit 04

vivofit 05

Ant+ USB Stick
vivofit 06

Ant+ USB stick ini kita butuhkan kalau kita ingin upload aktivitas kita via laptop. Aktivitas Vivofit ini bisa kita update via handphone yang ada bluetooth 4.0. Praktis banget deh!

Nah berhubung bluetooth di handphone saya error, jadi Ant+ ini penting banget buat saya. Tinggal plug and play. Nanti langsung sync ke Garmin Connect.

vivofit 07

Bentuknya kecil banget! Tapi jangan sampai hilang ya! Gosipnya kalau hilang dan kita perlu beli lagi, harganya sekitar Rp. 600.000!

The Band
Serunya Vivofit ini adalah band-nya bisa gonta-ganti! Kita bisa beli extra band-nya juga biar lebih seru. Dan gampang banget kok dicopotnya. Liat deh foto di bawah ini.

vivofit 08

vivofit 09

vivofit 10

vivofit 11

Tadaaa…
Ganti ke band warna hitam.

vivofit 12

Dan sekarang… Yuk! Kita liat apa aja yang ada di layar Vivofit ini.

Bisa Ngapain Aja Sih Vivofit Ini?

1. Setting Goal!

Pastinya, semua berawal dari tujuan.
Kalo pinjem istilahnya Teh Wina, “Tujuan lo apa?”

Nah…

vivofit 19

Kita bisa set target steps perhari. Contoh, saya set goal 8000. Dan tiap kali kita melakukan step, angka di layar akan terus berkurang. Kalau kita melebihi target, maka di layar akan terlihat tulisan GOAL+.

2. Step Count
vivofit 18

Liat icon jejak kaki kan di kiri bawah layar?
Nah itu memperlihatkan berapa steps yang sudah terhitung hari ini. Di foto, saya baru jalan 68 steps dan garis merah yang ada di bagian atas layar itu menunjukkan kalau saya kurang aktif, jadi kayak ngasih tanda buat kita gerak. Jadi kalo yang lagi di kantor, jalan-jalan bentar deh. :)

3. The Distance
vivofit 14

Simple aja sih, ini nunjukkin berapa jarak yang kita tempuh. Bisa kita set dalam kilometer atau miles.

4. Calories Count
vivofit 15

Sebenernya agak bingung liat iconnya… Gambar apa yaaa. Oh! Ternyata gambar api :D
Jadi ini menunjukkan berapa kalori yang udah kita bakar. Simple juga sih.

5. Jam
vivofit 16

Vivofit ini bisa jadi penunjuk waktu.

6. Heart Rate
vivofit 17

Berhubung saya udah punya Heart Rate Monitor dari Garmin FR220, jadi bisa dipakai sekalian untuk Vivofit juga.

Sync ke Garmin Connect
vivofit 22

vivofit 23

vivofit 24

Boleh dong #GarminBrag :D
Bisa share ke twitter juga nih…

vivofit 25

Account Garmin Connect-nya sekalian aja dengan yang udah ada. Ini di bagian FR220 saya.

vivofit 26

Bisa kompetitif sama temen karena keliatan kan tuuuh Rian udah jalan berapa steps hari ini.

Penampakan ketika dipakai

vivofit 20

vivofit 21

Cakep kan? :D
I loveee it!
Vivofit ini bener-bener deh fun banget! Bikin kita aktif dan *ehm* kompetitif juga :D karena bisa liat contekan aktivitas temen.

Fyi,
Baterai Vivofit ini tahan sampai 1 tahun, jadi kita ga perlu charge. Untuk ganti-ganti fitur, tinggal press aja tombol di sebelah kanan layar. Actually, pretty easy kok once kita pegang.

Sync
vivofit 27

Sleep
vivofit 28

Kalau mau tidur, tinggal press button agak lama dan di layar akan terbaca tulisan SLEEP.

Water Proof!
vivofit 29

Enaknya pake Vivofit ini adalah karena tahan air (hingga kedalaman 50M). Jadi bisa kita pakai berenang, cuci piring, cuci baju, mandi, tanpa perlu dilepas-lepas.

Kalo pengen punya Vivofit, kamu bisa dapetin di Garmin Indonesia Mall Emporium Lt 1. Coba aja kontak FBnya, Garmin Indonesia.